![]() |
| Gambar ini diambil dari sini |
Katarak biasanya tumbuh secara
perlahan dan tidak menyebabkan rasa sakit. Pada tahap awal kondisi ini hanya
akan mempengaruhi sebagian kecil bagian dari lensa mata anda dan mungkin saja
tidak akan mempengaruhi pandangan anda. Saat katarak tumbuh lebih besar maka
noda putih akan mulai menutupi lensa mata dan mengganggu masuknya cahaya ke
mata. Pada akhirnya pandangan mata anda akan kabur dan mengalami distorsi.
Tanda dan gejala katarak antara lain:
* Pandangan mata yang kabur, suram atau seperti ada bayangan awan atau asap.
* Sulit
melihat pada malam hari
* Sensitif
pada cahaya
* Terdapat
lingkaran cahaya saat memandang sinar
* Membutuhkan
cahaya terang untuk membaca atau ketika beraktifitas
* Sering
mengganti kacamata atau lensa kontak karena ketidaknyamanan tersebut
* Warna
memudar atau cenderung menguning saat melihat
* Pandangan
ganda jika melihat dengan satu mata
Katarak tidak membahayakan kesehatan fisik anda sampai katarak menjadi parah. Kondisi yang parah ini dapat menyebabkan radang, nyeri dan sakit kepala.
Penyebab
& Faktor Risiko
Penyebab
Munculnya Penyakit Mata Katarak
Seiring usia, fleksibilitas mata mengalami penurunan, begitpula dengan ketebalan dan kejernihan mata. Lensa terdiri dari air dan serat protein. Dengan bertambahnya usia, komposisi mata mengalami perubahan dan struktur serat protein mengalami penurunan. Beberapa serat protein akan menggumpal dan menyebabkan noda pada lensa mata.
Ada tiga jenis katarak, diantaranya adalah :
A. Nuclear
Katarak terjadi tengah lensa. Pada tahap awal akan ada perubahan pada fokus cahaya. Untuk sementara waktu anda akan mengalami kemajuan penglihatan khususnya dalam membaca. Tetapi kemudian penglihatan akan mejadi menguning dan terbentu noda putih pada lensa. Lebih lanjut lagi daya lihat akan memburuk dengan penglihatan menjadi coklat. Pada tahap yang parah akan sulit membedakan warna karena pandangan akan menjadi biru atau ungu.
B. Cortical
Katarak ini dimulai dengan terbentuknya noda pada lapisan luar mata. Proses ini berjalan dengan lambat. Kemudian noda ini dapat menjalar ke bagian tengah lensa dan mengganggu aliran cahaya ke pusat lensa. Orang dengan katarak jenis ini akan mengalami silau ketika melihat cahaya.
C. Subcapsular
Katarak jenis ini dimulai dengan terbentuknya area buram dibawah lensa. Katarak ini biasanya terbentuk di belakang lensa yang merupakan jalan cahaya ke retina mata. Katarak ini sering mempengaruhi kemampuan baca, mengurangi kemampuan melihat dalam cahaya terang dan menyebabkan silau atau lingkaran cahaya ketika melihat sinar di malam hari.
Ilmuan tidak mengetahui dengan jelas mengapa usia mempengaruhi perubahan lensa mata. Satu kemungkinan adalah rusaknya lensa karena molekul yang tidak stabil yang merupakan radikal bebas. Asap dan terkena sinar ultraviolet adalah dua sumber radikal bebas tersebut.
Usia bukanlah satu-satunya penyebab mengapa lensa mata mengalami perubahan. Beberapa orang lahir dengan katarak bawaan atau mengalaminya saat masa kanak-kanak. Katarak juga dapat disebabkan sang ibu terkena German measles (rubella) pada saat kehamilan. Penyakit ini juga dapat menyebabkan gangguan metabolisme tubuh.
Seiring usia, fleksibilitas mata mengalami penurunan, begitpula dengan ketebalan dan kejernihan mata. Lensa terdiri dari air dan serat protein. Dengan bertambahnya usia, komposisi mata mengalami perubahan dan struktur serat protein mengalami penurunan. Beberapa serat protein akan menggumpal dan menyebabkan noda pada lensa mata.
Ada tiga jenis katarak, diantaranya adalah :
A. Nuclear
Katarak terjadi tengah lensa. Pada tahap awal akan ada perubahan pada fokus cahaya. Untuk sementara waktu anda akan mengalami kemajuan penglihatan khususnya dalam membaca. Tetapi kemudian penglihatan akan mejadi menguning dan terbentu noda putih pada lensa. Lebih lanjut lagi daya lihat akan memburuk dengan penglihatan menjadi coklat. Pada tahap yang parah akan sulit membedakan warna karena pandangan akan menjadi biru atau ungu.
B. Cortical
Katarak ini dimulai dengan terbentuknya noda pada lapisan luar mata. Proses ini berjalan dengan lambat. Kemudian noda ini dapat menjalar ke bagian tengah lensa dan mengganggu aliran cahaya ke pusat lensa. Orang dengan katarak jenis ini akan mengalami silau ketika melihat cahaya.
C. Subcapsular
Katarak jenis ini dimulai dengan terbentuknya area buram dibawah lensa. Katarak ini biasanya terbentuk di belakang lensa yang merupakan jalan cahaya ke retina mata. Katarak ini sering mempengaruhi kemampuan baca, mengurangi kemampuan melihat dalam cahaya terang dan menyebabkan silau atau lingkaran cahaya ketika melihat sinar di malam hari.
Ilmuan tidak mengetahui dengan jelas mengapa usia mempengaruhi perubahan lensa mata. Satu kemungkinan adalah rusaknya lensa karena molekul yang tidak stabil yang merupakan radikal bebas. Asap dan terkena sinar ultraviolet adalah dua sumber radikal bebas tersebut.
Usia bukanlah satu-satunya penyebab mengapa lensa mata mengalami perubahan. Beberapa orang lahir dengan katarak bawaan atau mengalaminya saat masa kanak-kanak. Katarak juga dapat disebabkan sang ibu terkena German measles (rubella) pada saat kehamilan. Penyakit ini juga dapat menyebabkan gangguan metabolisme tubuh.
Faktor
Resiko Terkena Mata Katarak
Faktor resiko yang dapat meningkatkan peluang terkena katarak antara lain :
* Usia
* Diabetes
* Sejarah
keluarga dengan katarak
* Pernah
mengalami cedera atau radang pada mata
* Pernah
mengalami operasi mata
* Penggunaan
corticosteroids dalam jangka waktu lama
* Terkena
sinar matahari secara berlebihan
* Terkena
radiasi ion
* Merokok
* Pencegahan
Penyakit Katarak
Langkah yang dapat diambil untuk mengurangi kemungkinan terkena katarak antara lain :
* Jangan merokok
Langkah yang dapat diambil untuk mengurangi kemungkinan terkena katarak antara lain :
* Jangan merokok
* Makan
makanan dengan gizi seimbang
* Lindungi
mata anda dari pancaran sinar matahari
* Menjaga
kesehatan tubuh secara umum
* Penderita
mata katarak memang didominasi oleh usia lanjut. Namun dengan menjaga kesehatan secara umum, penyakit katarak ini bisa dihindari.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar